Dendam

Gumaman Ketika Gelisah Karena Amarah

by. Taufik Akbar Syam

Hhmmm….

Mungkin benar dendam harus dirapikan

Disimpan dalam lemari agar tak karatan

Menjadi catatan-catatan yang harus dirahasiakan

mungkin juga dilupakan

: Agar kegelisahan tak terkekalkan

 

Entahlah, mungkin udah 3 atau 4 kali saya posting puisi dari salah satu kawan saya itu. Sebuah puisi yang selalu mengingatkan saya untuk memaafkan juga melupakan perbuatan seseorang yang mungkin pernah melukai hati kita. Seburuk apapun perlakuan itu. Memaafkan itu bikin plong, Wik…!

7 thoughts on “Dendam

Silahkan tinggalkan jejak...

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s