Swarga Nunut Neraka Katut

Saya pernah mendengar pepatah Jawa yang mengatakan, istri ituswarga nunut neraka katut (kalo suami masuk surga istri ikut ke surga, kalo suami masuk neraka maka istripun masuk ke neraka).Lha, jadi semua mesti tergantung dari suami dong. Mesti ngikut kemana saja suami pergi, meskipun ke neraka.Walah, nek aku yo wegah nek kuwi.

Namun…
Bisa jadi suami emang akan mengantarkan istri ke surga atau ke neraka. Ketika seorang istri mendapatkan suami yang shalih. Yang bisa membimbing/mengantarkan istri jalan ke surga, inikah berartiswarga nunut? Sebaliknya kalo suami seorang yang tidak baik akhlaknya ternyata emang membuat istrinya juga jadi pribadi yang tidak baik,neraka katut kah ini? Namun apakah akan selalu begitu? Lha terus gimana kalo suami dzalim, tapi istri shalihah. Hhmm…

Saya pikir, namanya surga dan neraka itu bukan urusan suami. Tapi tetap pada pribadi masing-masing. Tergantung bagaimana pribadi itu berhubungan dengan Tuhan dan sesamanya. Seperti kisah pasangan Fir’aun-Siti Asiyah juga nabi Luth dan istrinya. Bahwa pasangan suami istri itu yang satu masuk surga yang lain masuk neraka. Beruntung ketika seorang istri mendapatkan suami yang shalih. Jadi yang belum nikah mesti hati-hati memilih calon suami, bobot bibit bebet itu penting neng…

YukKLIK untuk merubah hidup…


8 thoughts on “Swarga Nunut Neraka Katut

Silahkan tinggalkan jejak...

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s