Tanda Sayang

Saya pernah merasa jengkel ama suami karena dia tidak mau melakukan sesuatu yang menurut saya itu adalah tanda sayang. Saya berpikiran kalo tanda sayang bearti mau melakukan apapun yang jadi keinginan pasangan. Saya pengen apa ya harus dituruti, kalo gak ya saya ngambek. Pokoke ya harus gitu…!

Tapi saat itu…
Ketika saya sakit karena kehamilan yang bermasalah, flek dan akhirnya dinyatakan janin tidak berkembang. Suami saya selalu berada di samping saya, selalu membesarkan hati saya. Dan mengatakn bahwa semua akan baik-baik saja. Saya gak boleh kerja. Pekerjaan rumah apapun dikerjakan oleh suami. Mencuci, menyapu, bahkan memasak nasi, suami yang melakukan. Saya hanya disuruh untuk istirahat. Di atas kasur, tiduran. Sampai mau makanpun suami membawakan sampai di kamar. Dan sampai saat pendarahan yang menyebabkan saya keguguran, suami selalu saja ada di samping, memeluk ketika saya mulai menangis. Menunggu dengan cemas ketika saat itu saya diharuskan untuk kuretase. Apapun dia lakukan…

Suami yang tertidur ketika menunggu di rumah sakit,
sesaat setelah pendarahan, sebelum kuretase.


Ternyata…
Tanda sayang itu bukan berarti pasangan kita harus melakukan apa yang kita inginkan. Bahwa tiap orang mempunyai caranya sendiri untuk mengungkapkan rasa sayangnya.

Suamiku…
I LOVE YOU

6 thoughts on “Tanda Sayang

  1. Betul bahwa setiap orang mempunyai cara sendiri dalam mengungkapkan rasa sayangnya. Ada yang dengan kata-kata, tapi ada pula yang dengan sedikit bicara.

Silahkan tinggalkan jejak...

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s