Sebuah Alasan

Thole    : Hhm…(menarik napas panjang)
Dhenok : Knapa..?

Thole    : Dia tidak akan datang ke tempat yang telah kami janjikan.
Dhenok : Who..?

Thole     : Seorang yang aku sayang.
Dhenok  : Kekasihmu..?

Thole     : Dulu. Sekarang tidak lagi…
Dhenok  : So…Lupain aja. Toh dia bukan siapa-siapa kmu.

Thole     : Tapi aku merindukan dia. Ingin menatap matanya, meski hanya sebentar saja.
Dhenok  : Datangi saja dia.

Thole     : Itu tidak mungkin.
Dhenok  : Tapi kau bilang kau ingin menatapnya.

Thole     : Ah, sial! Tapi itu tak mungkin untukku datangi dia.
Dhenok  : Ya terserahlah. Kalo dia emang tidak akan datang ke tempat yang kalian janjikan, pasti dia punya alasan. Mungkin bagi dia lebih baik untuk tak bertemu, mungkin untuk selamanya. Entahlah…

Dhenok beranjak pergi. Dan Thole pun kembali dalam lamunannya…

Silahkan tinggalkan jejak...

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s